Sabtu, 15 April 2023

HARGA WAJAR SAHAM MENURUT BENYAMIN GRAHAM


 






Harga wajar saham adalah nilai yang dihitung berdasarkan analisis fundamental perusahaan, seperti laba per saham, arus kas, dan aset perusahaan, serta faktor lainnya seperti faktor makroekonomi, kondisi industri, dan persaingan pasar.

Harga wajar saham adalah harga yang dipercaya mencerminkan nilai intrinsik dari perusahaan tersebut. Jika harga saham di pasar lebih rendah dari harga wajar, maka saham dianggap sebagai saham yang undervalued atau murah dan memiliki potensi keuntungan bagi investor dalam jangka panjang.

Sebaliknya, jika harga saham di pasar lebih tinggi dari harga wajar, maka saham dianggap sebagai saham yang overvalued atau mahal dan mungkin tidak memiliki potensi keuntungan yang baik. Penting untuk diingat bahwa harga wajar saham adalah perkiraan dan bukan jaminan pasti tentang harga saham di masa depan, karena nilai perusahaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dapat berubah dari waktu ke waktu.


Menggunakan rumus Ben Graham, harga wajar saham dapat dihitung dengan rumus:

Harga Wajar = √(22.5 x EPS x BVPS)

Dalam kasus ini, EPS (Earnings Per Share) adalah 338 dan BVPS (Book Value Per Share) adalah 1974. Maka, harga wajar saham dapat dihitung sebagai berikut:

Harga Wajar = √(22.5 x 338 x 1974) Harga Wajar = √(22.5 x 669.012) Harga Wajar = √15.053.775 Harga Wajar = 3.878,16

jadi maksimal saham dibeli pada harga 3.878,-

harga di atas itu dikatakan mahal, kita sebaiknya membeli saham di bawah harga wajar sehingga ada Margin Of Safety (MOS).

Margin of Safety (MOS) merupakan selisih antara harga saham yang diperkirakan dengan harga wajar saham yang dihitung melalui analisis fundamental. Margin of Safety memberikan perlindungan bagi investor dari risiko kegagalan investasi dan volatilitas pasar.

Tidak ada angka pasti atau standar mengenai seberapa besar MOS yang ideal dalam membeli saham. Hal ini tergantung pada preferensi masing-masing investor serta kondisi pasar dan perusahaan yang dianalisis. Namun, beberapa investor value seperti Ben Graham dan Warren Buffett merekomendasikan MOS sebesar 25% atau lebih.

Dalam prakteknya, MOS yang lebih besar akan memberikan perlindungan yang lebih besar pula bagi investor. Namun, semakin besar MOS yang diinginkan, semakin sedikit pula kesempatan yang ada di pasar, sehingga investor harus dapat menemukan keseimbangan yang tepat antara MOS yang diinginkan dan kesempatan investasi yang tersedia.


0 Comments: